MUARADUA – Insiden tragis terjadi pada Rabu, 8 April 2026 pukul 15.20 WIB ketika trapo listrik meledak di kantor Kejaksaan Muara Dua, Kelurahan Bumi Agung, Kecamatan Muaradua. Beruntung, Tim Damkarmat OKU Selatan Regu III segera merespon kejadian tersebut dengan sigap dan penuh profesionalisme untuk menanggulangi situasi darurat.
Begitu menerima laporan dari grup Damkarmat Kecamatan Muaradua, Regu III langsung mengkoordinasikan penanganan dengan Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan, Rison Effendi, SE. Dengan komando yang terstruktur, tim yang terdiri dari berbagai personil seperti Kasi Pengendali Operasi dan Komunikasi Syarifudin, SE, Kasi Pemadaman dan Investigasi Ali Hasan, SE, serta Kasi Penyelamatan dan Evakuasi Suhirin, SE, diterjunkan ke lokasi kejadian tanpa membuang waktu.
Keberadaan personil pendukung seperti Danru Nopirul, driver Hasbi dan Eko Adi Kusuma, serta anggota tim lain seperti Romi Irawan, Hanandar, Levantra Seftian, Bambang Sosino, Tri Agustian, Edi Saputra, Iskandar Daud, Abdul Hakim, Ardian Arif, Marzuli, dan Jhoni, turut memperkuat upaya pemadaman dan evakuasi.
Kejadian tersebut menjadi ujian ketangguhan dan kesiapan Damkarmat OKU Selatan sebagai garda terdepan dalam penanggulangan kebakaran dan bencana. Dengan moto “Pantang Pulang Sebelum Padam,” seluruh anggota menunjukkan dedikasi tinggi demi keselamatan masyarakat dan kelancaran aktivitas di wilayah hukum OKU Selatan.
Informasi dan dokumentasi lengkap terkait penanganan insiden ini telah diolah dan disampaikan oleh Dinas Damkar dan Penyelamatan Kab. OKU Selatan, bekerja sama dengan Pemkab OKU Selatan dan Diskominfo OKU Selatan.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan, Rison Effendi, mengajak masyarakat untuk tetap waspada serta segera melaporkan jika terjadi gangguan kelistrikan atau kebakaran agar dapat segera ditangani oleh petugas profesional.
“Situasi telah berhasil dikendalikan dan kantor Kejaksaan Muara Dua kini dalam pengawasan ketat guna mencegah risiko lebih lanjut,”ujarnya. (ril/***)











