MUARADUA — Dalam beberapa hari terakhir, angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKU Selatan). Menanggapi fenomena cuaca ekstrem ini, Pemerintah Kabupaten OKU Selatan mengeluarkan imbauan agar seluruh masyarakat meningkatkan kewaspadaan demi menjaga keselamatan bersama.
Berdasarkan data terkini dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU Selatan dan prakiraan cuaca oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), potensi angin kencang disertai hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih akan terus berlangsung. Kondisi ini mengancam keselamatan warga dan infrastruktur, sehingga kerjasama masyarakat sangat dibutuhkan untuk mengurangi risiko bencana.
Bupati OKU Selatan, Abusama, S.H., menegaskan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat. Ia mengimbau warga untuk menghindari berteduh di bawah pohon besar selama angin kencang berlangsung serta mengamankan atap rumah, seng, baliho, dan barang-barang yang mudah terbawa angin. Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk mewaspadai potensi tumbangnya pohon dan robohnya papan reklame yang dapat membahayakan keselamatan.
Bagi pengendara kendaraan bermotor, Bupati Abusama memberikan peringatan agar lebih berhati-hati terutama saat melintasi jalan raya atau kawasan rawan angin kencang. Warga juga dianjurkan untuk selalu memantau informasi resmi dari pemerintah dan BMKG guna mengikuti perkembangan cuaca secara akurat.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada. Keselamatan adalah prioritas utama. Jika terjadi kondisi darurat, segera laporkan kepada aparat desa, kecamatan, atau BPBD setempat agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” kata Bupati.
Dalam upaya mitigasi risiko, Pemerintah Kabupaten OKU Selatan melalui BPBD serta instansi terkait terus melakukan pemantauan intensif di lapangan. Mereka siap mengambil langkah-langkah strategis demi mengantisipasi dampak yang mungkin timbul akibat cuaca ekstrem ini.
Pemkab OKU Selatan juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling mengingatkan serta memperkuat kepedulian bersama dalam menghadapi tantangan cuaca yang tidak menentu ini. Dengan kewaspadaan dan kebersamaan, diharapkan risiko bencana dapat diminimalisir, dan keselamatan warga tetap terjaga. (ril/***)











