Muaraduaekspres.com- Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten OKU Selatan, H. Sukaria Saputra S. Sos, dengan tegas melayangkan protes keras atas pembatalan perolehan medali yang telah diraih oleh para atlet angkat besi asal daerahnya. Menurut Sukaria, keputusan tersebut sangat merugikan kontingen OKU Selatan dan mengabaikan fakta-fakta serta prosedur yang seharusnya dilalui dalam pengambilan keputusan.
Dalam pernyataannya, Sukaria menyebut bahwa keputusan Hakim Pengawas dan KONI Sumsel yang membatalkan perolehan medali tersebut terkesan terlalu tergesa-gesa tanpa adanya investigasi menyeluruh. Ia menilai bahwa pengambilan keputusan sepihak seperti ini justru mencederai perjuangan dan usaha keras para atlet selama bertanding.
“Kami sangat menyesalkan keputusan ini. Seharusnya ada investigasi mendalam terlebih dahulu dan melibatkan semua pihak terkait. Jika berbicara soal sportifitas dan keadilan, keputusan seperti ini sangat tidak bisa diterima oleh kami,” ujarnya saat ditemui di Sekretariat KONI OKU Selatan, beberapa hari lalu.
Menurut Sukaria, pihak Pengurus Provinsi PABSI Sumatera Selatan sudah memberikan klarifikasi bahwa jumlah medali yang diperoleh oleh atlet dari OKU Selatan sudah sesuai dengan aturan dan tidak ada pelanggaran. Bahkan, seluruh peserta dan kabupaten/kota yang mengikuti Cabor angkat besi tersebut tidak ada yang menyampaikan protes atau keberatan saat acara berlangsung.
Pembatalan medali ini tidak hanya mencoreng nama baik OKU Selatan di ajang Porprov Sumsel ke XV, tetapi juga berpotensi memecah semangat para atlet yang sudah berjuang keras selama pertandingan. Sukaria menegaskan bahwa dukungan terhadap atlet merupakan hal utama dalam meningkatkan kualitas olahraga di daerah ini, dan keputusan yang kontroversial seperti ini justru menjadi penyebab frustasi bagi para atlet.
“Kita harusnya memberi apresiasi dan motivasi bagi para atlet. Namun, kalau mereka merasa prestasinya dibatalkan tanpa alasan jelas, tentu akan berpengaruh negatif pada semangat berlatih dan penampilan mereka di masa depan,” tambah Sukaria.
Permintaan Peninjauan Ulang Keputusan Kepada KONI Sumsel
Menanggapi problem ini, pihak KONI OKU Selatan secara resmi mengajukan permohonan agar KONI Sumsel dapat meninjau ulang keputusan pembatalan perolehan medali di Cabor angkat besi. Sukaria sangat berharap agar KONI Sumsel dapat membuka ruang dialog dan evaluasi secara transparan untuk menyelesaikan masalah ini secara sportif.
“Kami berharap KONI Sumsel bisa objektif dan melihat fakta secara menyeluruh, serta membuat keputusan yang adil agar hak-hak atlet kami tidak dirugikan. Medali yang sudah didapat adalah hasil jerih payah mereka dan harus dihargai,” ujar Sukaria. (**)











