Keikutsertaan di Porprov XV Sebagai Upaya Penyelamatan dan Pembinaan Olahraga
MUARADUA – Sentimen negatif terkait prestasi Kabupaten OKU Selatan pada Pekan Olahraga Provinsi Sumsel ke XV mendorong Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, yang saat ini dijabat oleh Caretaker, untuk angkat bicara.
Ketua Caretaker KONI Kabupaten OKU Selatan, H. Sukaria Saputra, menyayangkan pemberitaan media yang sangat menyudutkan KONI tanpa terlebih dahulu mengetahui akar permasalahannya, apalagi tanpa konfirmasi langsung.
Dalam pernyataannya, Sukaria menegaskan bahwa pemberitaan tersebut bahkan telah mengabaikan semangat perjuangan para atlet, official, pelatih, kepanitiaan, serta upaya keras KONI dalam Pekan Olahraga Provinsi Musi Banyuasin ke XV.
Perlu diketahui, kata ketua Caretaker KONI ini, bahwa posisi KONI OKU Selatan yang berada di peringkat terbawah bukanlah tanpa sebab.

“Pertama, saat ini kepengurusan KONI merupakan kepengurusan Caretaker sesuai dengan SK No. 39 Tahun 2025 tentang Penunjukan Caretaker KONI Kabupaten OKU Selatan yang diterbitkan pada tanggal 30 Juli 2025 di Palembang,” terang pria yang akrab disapa Aput ini.
Kedua, lanjut Aput, dalam Surat Keputusan KONI Sumsel tersebut, secara jelas menunjuk dirinya sebagai ketua sementara yang dibantu oleh sekretaris, bendahara, para wakil ketua, serta anggota.
Ketiga, Caretaker ini diberikan tugas untuk menjalankan rutinitas organisasi KONI Kabupaten OKU Selatan sesuai Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Tugas penting berikutnya adalah menyiapkan dan mengorganisir keikutsertaan kontingen OKU Selatan pada Pekan Olahraga Provinsi ke XV di Musi Banyuasin.
“Terakhir, tugas kami adalah menyiapkan dan melaksanakan Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musurkablub) yang agendanya adalah pemilihan ketua KONI, serta menerima dan mengelola keuangan yang bersumber dari Pemerintah Daerah maupun pihak lain yang bersifat tidak mengikat,” jelas Aput.
Sehubungan dengan berkembangnya pemberitaan yang menyebutkan bahwa kepengurusan Caretaker telah mencoreng nama baik lembaga, menurutnya keikutsertaan OKU Selatan di Porprov merupakan bentuk tanggung jawab menjalankan amanah SK serta komitmen penuh untuk tetap berpartisipasi dan mengikuti Porprov XV meskipun di tengah segala keterbatasan.

Aput menegaskan bahwa keikutsertaan di Porprov 2025 tidak lain merupakan upaya penyelamatan KONI dan cabang olahraga dari sanksi KONI Sumsel, mengingat keputusan kepengurusan sebelumnya yang menyatakan tidak akan mengikuti Porprov Sumsel ke XV di Musi Banyuasin.
“Sanksi mengancam OKU Selatan, yakni ketidakbolehan ikut Porprov 2027 dan 2029 jika tidak berpartisipasi di Porprov 2025 ini,” ungkap Aput.
Sementara itu, mengingat waktu persiapan keikutsertaan tinggal dua bulan setelah diterbitkannya SK Caretaker, membuat kepengurusan Caretaker harus bekerja keras di tengah keterbatasan sehingga akhirnya hanya mampu mengirim dan mendaftarkan lima cabang olahraga (cabor) ditambah dua cabor mandiri.
“Keputusan kami mengirim hanya tujuh cabor bukan karena tidak mampu, melainkan sebagai langkah penting agar OKU Selatan terlepas dari sanksi berat KONI Sumsel akibat dua kali berturut-turut tidak boleh mengikuti Porprov,” terang Aput saat ditemui awak media di kantor sekretariat KONI.
Ia menambahkan bahwa target utama keikutsertaan OKU Selatan kali ini adalah menjaga eksistensi dan kesinambungan pembinaan olahraga di OKU Selatan, bukan semata-mata mengejar peringkat.
“Target kami bukan medali, melainkan memastikan OKU Selatan tetap hadir dan berpartisipasi. Namun, kami bersyukur karena para atlet tetap mampu mempersembahkan medali meskipun dengan segala keterbatasan,” imbuhnya.
Fakta Perolehan Medali OKU Selatan di Porprov XV
Meski hanya mengirimkan tujuh cabor, OKU Selatan tetap mampu menunjukkan prestasi membanggakan dengan total lima medali emas, enam perak, dan sembilan perunggu dari berbagai cabang olahraga, yaitu:
Bridge: 1 perak, 2 perunggu
Panjat Tebing: 1 emas, 1 perunggu
Judo: 1 emas, 4 perunggu
Angkat Besi: 2 emas, 4 perak, 1 perunggu
Pencak Silat: 1 perak
Gulat: 1 perak, 1 perunggu
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) OKU Selatan, M. Reza Pahlevi, S.Pd., M.M., menegaskan bahwa seluruh penyelenggaraan dan pembiayaan kontingen OKU Selatan di Porprov 2025 dikelola secara transparan dan sesuai prosedur.
“Kami memastikan semua kebutuhan atlet dan ofisial terpenuhi sesuai kemampuan daerah. Meski dengan sumber daya terbatas, semangat dan dedikasi atlet luar biasa. Mereka tetap berjuang membawa nama baik OKU Selatan,” ujar Reza.
Ia juga menyesalkan beredarnya berita tidak benar yang menuding adanya penyimpangan dana pembinaan.
“Itu tidak benar. Semua dikelola melalui mekanisme yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya. (***)











