MUARADUA – Pasca bencana angin puting beliung yang melanda wilayah Simpang beberapa waktu lalu, Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKU Selatan) mengumumkan bahwa proses perbaikan sejumlah satuan pendidikan yang terdampak telah rampung dan kegiatan belajar mengajar kini kembali berjalan normal, Selasa (7 April 2026).
Perbaikan dilakukan secara sigap oleh pihak sekolah dengan memanfaatkan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), sebagai bukti kesigapan dan tanggung jawab dalam menjaga kelangsungan pendidikan di tengah situasi bencana.
Beberapa sekolah yang mengalami kerusakan antara lain:
PAUD/TK Bunga Bangsa, yang atap belakangnya rusak akibat tertimpa pohon kelapa.
TK Pembina, mengalami kerusakan pada atap dan plafon ruang kelas.
SD Negeri 2, dengan atap teras yang rusak akibat pohon tumbang serta papan nama sekolah yang roboh.
SD Negeri 7, yang terdampak pada atap dan plafon ruang laboratorium komputer.
Semua kerusakan tersebut telah diperbaiki secara menyeluruh, sehingga seluruh satuan pendidikan kini kembali dalam kondisi aman dan layak untuk kegiatan belajar mengajar.
Bupati OKU Selatan, Abusama, S.H., memberikan apresiasi terhadap langkah cepat dan mandiri yang diambil oleh pihak sekolah. Namun, ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada menghadapi potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi. “Kami mengajak seluruh warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bencana hidrometeorologi seperti angin kencang, hujan deras, dan pohon tumbang,” ujarnya.
Selain itu, Bupati mengingatkan masyarakat untuk selalu memastikan keamanan lingkungan sekitar dan segera melaporkan kondisi darurat kepada pihak berwenang agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan efektif. (Ril/**)











