MUARADUA – Kendati menghadapi keterbatasan anggaran APBD, dalam satu tahun kepemimpinannya, Bupati Ogan Komering Ulu Selatan (OKU Selatan), Abusama, S.H., tidak tinggal diam. Selain fokus pada pembangunan infrastruktur, pemerintah kabupaten juga gencar meningkatkan kualitas layanan dasar, khususnya di bidang pendidikan.
Pada tahun 2025, Pemkab OKU Selatan berhasil membangun dan merenovasi sebanyak 21 sekolah dengan total anggaran lebih dari Rp30 miliar yang bersumber dari bantuan pemerintah pusat. Capaian ini menjadi bukti kerja keras pemerintah daerah dalam memaksimalkan sumber pendanaan di luar APBD untuk memenuhi kebutuhan pendidikan masyarakat.

“Kita tentu akan kesulitan jika hanya mengandalkan APBD. Alhamdulillah, berkat kerja sama dan upaya yang maksimal dari semua pihak, kami menerima bantuan dari pemerintah pusat untuk pembangunan dan rehabilitasi sekolah dengan anggaran tidak sedikit, lebih dari Rp30 miliar,” jelas Bupati Abusama saat memberikan keterangan kepada awak media.
Dengan dukungan tersebut, pemerataan dan peningkatan fasilitas pendidikan di OKU Selatan semakin nyata dirasakan, membuka peluang lebih besar bagi generasi muda untuk mendapatkan pendidikan berkualitas. Langkah ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan sumber daya manusia unggul demi kemajuan daerah secara menyeluruh.

Bupati Abusama optimis bahwa kerja sama lintas tingkat pemerintahan akan terus diperkuat agar program-program strategis di sektor pendidikan dapat berjalan dengan baik, meski tantangan anggaran masih menjadi kendala. Upaya inovasi dalam mencari sumber pembiayaan alternatif menjadi kunci utama untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten OKU Selatan. (dwa)











