Menu

Mode Gelap
Waspada Angin Kencang! Pemkab OKU Selatan Tingkatkan Kesiapsiagaan Masyarakat Pendistribusian Air PDAM Tirta Saka Selabung Terpaksa Dihentikan Sementara Akibat Pipa Induk Pecah Gubernur Herman Deru Resmikan Pembangunan Jalan Khusus Angkutan Batubara dan Overpass di Musi Banyuasin Bupati OKU Selatan Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi dan Digitalisasi Jelang Ramadhan dalam Capacity Building Se-Sumsel Wakil Bupati OKU Selatan Perkuat Sinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk Capai Target 41% Universal Coverage Satu Tahun Kepemimpinan Abusama – Misnadi : Komitmen Wujudkan Visi Misi Pemerataan Pembangunan di Segala Bidang, Termasuk Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan

Daerah

Harga Gas Elpiji 3 Kg Melonjak Jelang Ramadan, Tembus Rp35 Ribu di Kota Muaradua

badge-check


					Harga Gas Elpiji 3 Kg Melonjak Jelang Ramadan,  Tembus Rp35 Ribu di Kota Muaradua Perbesar

 

MUARADUA- Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, warga Kota Muaradua dan sekitarnya dibuat gundah oleh lonjakan harga gas elpiji 3 kg. Di perkotaan, harga sudah merangkak hingga Rp 35 ribu per tabung, sementara di daerah pelosok, harganya bahkan melambung menembus angka lebih dari Rp 50 ribu. Kenaikan ini jelas memberatkan masyarakat, terutama bagi mereka yang mengandalkan gas elpiji untuk memenuhi kebutuhan memasak sehari-hari.

Warga kota Muaradua  khususnya mengeluhkan kondisi ini, sebab selain kebutuhan bahan makanan yang melonjak saat jelang Ramadan ini, tarif tinggi gas elpiji turut menekan daya beli dan membuat masyarakat semakin menjerit.

“Kenapa setiap jelang ramadhan harga gas ini selalu naik dan mahal sekali, di warung saja saat ini Rp35 ribu saya baru beli satu tabunnya,”ujar Dewi warga kelurahan Batu Belang Jaya.

Fenomena ini tak hanya terasa di perkotaan, namun lebih parah di wilayah terpencil, di mana akses distribusi yang terbatas dan biaya pengiriman yang mahal menjadi penyebab utama kenaikan harga drastis tersebut.

Situasi ini menimbulkan kekhawatiran, karena gas elpiji 3 kg merupakan salah satu bahan pokok penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat, terutama kelompok ekonomi menengah ke bawah. ” kalau di muaradua saja sudah 35 ribu, di sini kami paling jauh di Sindang Danau harga gas sudah diatas 50 ribu per tabung,” ujar warga Muarasindang Pirawati.

“Dengan kondisi harga seperti ini, tidak sedikit yang harus mencari alternatif atau mengurangi konsumsi gas ini dengan beralih ke kayu bakar,”ujarnya

Ia dan Warga lainnya berharao Pemerintah dan pihak terkait segera mengambil langkah nyata untuk menstabilkan harga serta memastikan distribusi gas elpiji sampai ke tangan konsumen dengan harga yang wajar.

“Sebab, jika kondisi ini dibiarkan terus berlanjut, warga akan semakin dicekik harga oleh ulah orang orang yang ingin mengmabil keuntungan lebih ini,” tambhanya. (***)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Waspada Angin Kencang! Pemkab OKU Selatan Tingkatkan Kesiapsiagaan Masyarakat

1 Maret 2026 - 12:17

Pendistribusian Air PDAM Tirta Saka Selabung Terpaksa Dihentikan Sementara Akibat Pipa Induk Pecah

25 Februari 2026 - 17:49

Gubernur Herman Deru Resmikan Pembangunan Jalan Khusus Angkutan Batubara dan Overpass di Musi Banyuasin

25 Februari 2026 - 17:23

Bupati OKU Selatan Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi dan Digitalisasi Jelang Ramadhan dalam Capacity Building Se-Sumsel

25 Februari 2026 - 17:15

Wakil Bupati OKU Selatan Perkuat Sinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk Capai Target 41% Universal Coverage

24 Februari 2026 - 13:50

Trending di Daerah